TRIK INTELIJEN

TRIK INTELIJEN
BEST JURNALISTIK

SEMBAH SUJUT ADMIN BLOG


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Kamis, 15 September 2011

Dua orang warga SAD terbunuh di pasar Pamenang



Pamenang warta polisi,

Suasana dusun tanah timbun kelurahan pasar Pamenang masih mencekam disetiap sudut siku jalan masih tersimpan beberapa senjata berupa potongan kayu, pedang, tombak dan lain lain. hal ini untuk antisipasi jika sewaktu-waktu warga SAD kembali menyerang. puluhan brimob dari kompi sarko yang bermarkas di desa karang anyar kecamatan pamenang barat stanbay di setiap penjuru dusun tanah timbun. kejadian yang menelan korban jiwa dua warga sad ini nampaknya luput dari pantauwan media tv baik lokal maupun nasional.

Menurut salah satu warga yang tidak mau namanya di publikasikan menceritakan kronologis awal terjadinya insiden yang menelan korban dua warga SAD itu. cerita awalnya begini. suku kubu (SAD) itu mau nyebrang jembatan gantung. sambil memangul sekarung beras lebih kurang 25kg. salah satu warga bernama abdullah ( badul ) menegur untuk menesehati supaya hati hati takut berasnya jatuh ke sungai. entah bagaimana secara kebetulan beras suku kubu(SAD)itu memang nyemplung ke sungai. merasa berasnya jatuh ke suangai suku SAD itu berbalik menyerang badul dengan menghunus senjata tajam berupa parang dan menuduh badul menyumpahinya. hal itu di lihat warga lain dan berusaha melerai tapi suku SAD itu mengibaskan parangnya secara membabi buta, alhamdulillah berhasil ditangkap masa dan dinasehati sekedarnya kemudian dilepaskan. namun beberapa waktu kemudian mereka datang lagi membawa temannya. maka terjadilah perang. dalam pertempuran itu dua suku SAD tewas.

Menurut kami sudah waktunya suku SAD mendapatkan hak hukum yg sama dengan warga negara indonesia yang lain memandangkan mereka ini sudah membaur dengan masyarakat banyak dan sering bermasalah dengan warga setempat. harapan kami pemerintah atau badan-badan NGO propinsi jambi mengambil langkah untuk memfasilitasi kaum SAD untuk membaur sepenuhnya baik dalam segi sosial dan budaya masyarakat pribumi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan hubungi kirim komentar anda